Berita Terkini : “Full Day School” Akan Ganggu Psikologis Anak ?
“Para anak-anak butuh interaksi dengan teman sebaya nya di sekolah, teman di lingkungan tempat tinggal mereka, dan juga interaksi bersama keluarga di rumah,” ujar Asrrum.
Asrorum juga mengimbuhkan, bahwa masing-masing siswa memiliki kondisi yang tidak sama. Ada siswa yang orang tuanya bekerja di rumah, ada juga yang tidak bekerja.
Walaupun ada sekolah yang menerapkan sekolah seharian penuh namun penerapannya tidak bisa di samakan dengan sekolah yang lain.Penerapan suatu progam seharusnya juga di ikuti dengan perbaikan yang memadai. Dengan memanjangkan waktu di sekolah, hal itu akan dapat memicu kekerasan di lingkungan sekolah dan juga bisa mnimbulkan bullying.
Walaupun ada sekolah yang menerapkan sekolah seharian penuh namun penerapannya tidak bisa di samakan dengan sekolah yang lain.Penerapan suatu progam seharusnya juga di ikuti dengan perbaikan yang memadai. Dengan memanjangkan waktu di sekolah, hal itu akan dapat memicu kekerasan di lingkungan sekolah dan juga bisa mnimbulkan bullying.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar